[SJFI Fan-Fiction] Imagine FF: Love Attack

PLEASE DON’T BE SILENT RIDERS

***

Title : Love Attack

Author : DS

Cast : Kim Jong Woon , YOU

Genre  : Romance

Posted by :  admin PS – @piskewl

———————————————————————————————————————————————————————-

*Author POV*

Kamu duduk sendirian di sebuah kafe yang sudah biasa kamu datangi bersama teman – temanmu. Duduk di kursi favorit mu. Sofa panjang di sudut ruang. Hatimu terasa tak tentu, seperti ada yang melompat – lompat di dalam hatimu.

*You POV*

Oppa,jadi namjachingu ku ya..ah bukan begitu.harusnya agak sedikit lebih tenang.ah tidak.harusnya diucapkan dengan lantang.bagaimana iniii…??? apa yang harus aku lakukan?kau tau,perasaan seperti ini sangat tidak aku suka.perasaan yang tak jelas. Tapi kali ini harus kuutarakan. Sudah setahun aku memendamnya,dan itu membuatku tak nyaman. Bayangkan saja,aku bertemu dengannya setiap hari dan kau tau bagaimana rasanya? Sungguh tidak enak. Apalagi jika teman – teman yeojanya mulai menempel padanya. Aish…sungguh,rasanya ingin kujambak mereka. Ya. Kali ini harus kuutarakan perasaanku padanya. Persetan bagaimana tanggapannya,yang penting aku lega.

*Author POV*

Hari semakin sore, dan namja yang kamu tunggu tak juga datang. Kamu masih mencoba coba nada bicara yang tepat untuk mengutarakan isi hatimu. Tiba tiba … kamu dikejutkan oleh bisikan seorang namja di telingamu.”Kau sudah lama menunggu?”Suara lembut seorang namja berbisik ditelingamu.”Ah,kau mengagetkanku saja oppa.ayo duduk.”Ucapmu kaget. Namja itu adalah namja yang kau pikirkan selama ini.yang kamu inginkan untuk jadi namjachingu mu.”Jadi,kenapa dongsaeng kecilku ini ingin bertemu denganku?” Ucapnya sambil tersenyum.

*You POV*

DEG! Suara itu..desahan nafasnya sungguh bisa kurasakan. Suaranya yang berat sangat familiar bagiku. Ya Tuhan,dia sudah datang…bagaimana ini…jantungku detaknya tak lagi teratur,sungguh..ini lebih berat dari yang kukira sebelumnya. Kupikir semua akan mudah, kan aku sudah biasa ngobrol dengannya. Tapi perasaan ini sungguh membuatku gila. Haruskah langsung kuutarakan sekarang atau memulainya dulu dengan obrolan ringan seperti yang biasa kami lakukan setiap hari?? Aisshh jinjja…aku benci perasaan ini.

*Author POV*
Jantungmu seakan berpindah ke perut saat menatap wajahnya.detaknya tak lagi teratur. nafasmu sesak karenanya. “Oh,ani..hanya ada yang ingin kukatakan oppa..” Ucapmu terbata. “Jadi namjachinguku ya yesung oppa..” Ucapmu tegas sambil menutup mata. seketika itu juga tawa yesung pecah..” Siapa yang mengajarimu?” Ucapnya sambil terus tertawa. Wajahmu memerah.dan BUK! kamu menghantamkan tas ranselmu ke wajahnya. dan langsung lari meninggalkan yesung. “Bodoh! kenapa aku memukulnya? ” Gerutumu.

*Yesung POV*

Tas ranselnya tepat menghantam hidungku. Jangan tanya bagaimana rasanya. Untung saja hidungku tak terlalu mancung..jika saja hidungku semancung leeteuk hyung, padti sudah patah karena hantaman tas ranselnya. Beraninya dia melakukan ini. Tapi, apa dia bilang? dia minta aku jadi namjachingu nya? GILA! ini benar benar gila…bahkan dia mendahuluiku untuk mengutarakannya.apa-apaan ini?? apa aku yang terlalu lama atau dia yang terlalu agresif?? ah, tapi mau apa lagi..toh sudah terlanjur. Jujur saja, aku geli sekali mendengar ucapannya. Bagaimana gadis yang selama ini aku anggap dongsaengku mengutarakan hal itu..memang,aku pun sebenarnya ingin dia jadi yeojachinguku tapi..hei,usianya jauh di bawahku. Bisa – bisa aku disangka pedofilia. Dan sekarang dia pergi tanpa minta maaf atas perlakuannya padaku bahkan dia tak menunggu jawaban dariku. Sebenarnya apa maunya?? Apa wanita memang selalu begitu??

*Author POV*
Seminggu berlalu.selama seminggu itu pun kamu tak masuk kuliah. Apalagi jika bukan karena depresi. ya. depresi karena rasa malumu melebihi rasa kesalmu pada yesung.
Sejak pertemuan itu,kamu tak lagi berani bertemu dgn yesung.kamu merasa malu setengah mati. “Aish..jinjja..jangan sampai aku bertemu yesung oppa.bisa mati aku.” Ucapmu lirih sambil berjalan cepat menuju kelas.
Ponsel mu berdering “kau pulang naik taxi saja.appa tak bisa menjemputmu.ada operasi di rumah sakit. hati-hati di jalan.saranghaeyo.” Bunyi pesan dari appamu.

*You POV*
Ah,appa..kenapa baru sekarang beri tau aku..bahkan aku sudah menunggu dari tadi. Bahkan sekarang kampus sudah sepi. Harus bagaimana ini?? Kau tau,akses ke kampusku tidak mudah. Kendaraan umum jarang sekali lewat. Apalagi ini sudah petang mana ada kendaraan umum yang beroperasi. Bahkan jika kau menelpon taxi sekalipun, mereka tak mau menjemputmu. Memang, kampusku berada di daerah yang tidak mudah dijangkau. Jauh dari pusat kota , dan sepi . aneh kan? Ya. Inilah kampusku.

*Yesung POV*

Ah dia masih belum pulang juga rupanya. Apa apaan ini? Anak gadis sampai petang begini masih saja berkeliaran di kampus. Sungguh, ingin rasanya aku menghampiri dan menemaninya. Tapi, aku yakin dia tak akan mau kutemani. Apalagi setelah kejadian minggu lalu. Dia pasti sangat marah padaku. Bahkan aku tak berani menghubunginya lagi seteah kejadian itu. Bagaimanapun, aku tau bagaimana dia. Jangan pernah ajak bicara dia jika dia sedang marah kalau kau tak mau dimakan hidup – hidup. Makanya, sedari tadi siang aku hanya berani mengamatinya dari jauh.

*Author POV*
Tanpa kamu sadari sepasang mata mengawasimu dari kejauhan sambil sesekali tersenyum melihatmu.ya.sudah sejak tadi siang namja itu memperhatikanmu. Setelah menunggu setengah jam di pinggir jalan,akhirnya sebuah taxi melintas. tanpa basa basi kamu langsung menghentikannya dan masuk.
Belum sempat kamu menutup pintu mobil,tiba tiba seorang namja yg sejak siang mengamatimu menerobos ikut masuk ke dalam taksi. “Ya! enak saja masuk ke taksi ku! kau ini punya mata atau tidak? taksi ini berpenumpang!” Teriakmu galak. Tanpa menggubris teriakanmu,namja itu tetap masuk dan duduk di sebelahmu. “Siapa bilang ini taksi mu? taksi ini milik ahjusshi itu” ucapnya sambil tersenyum nakal.
“Kim jongwoon!!kau?” Ucapmu kaget. mengingat kejadian waktu itu,kamu ingin segera keluar dari taksi,tapi tanganmu dipegang erat oleh yesung. sekarang jantungmu berdetak tak beraturan. perutmu terasa mulas.
Sepanjang perjalanan,kamu hanya terdiam dan menunduk.tanganmu masih tetap digenggam erat oleh yesung. “Setelah kudiskusikan,aku sudah memutuskan.” Ucap yesung setengah berbisik kepadamu..”Sudahlah oppa,tak usah kau ungkit lagi.lupakan!” Ucapmu tenang.

*You POV*
apa inii??? Seenaknya masuk taxi ku, dan seenaknya memperlakukanku seperti ini. Ya Tuhan..bencana apa ini??? Tangannya menggenggam tanganku erat. Rasanya seperti tersengat listrik. Dan apa yang dia bilang tadi? Apa yang sudah dia putuskan? Jangan sampai dia membahas pertemuan minggu lalu. Dan apa yang kukatakan barusan? Ya. Tentu saja aku ingin dia melupakan kejadian minggu lalu. Bayangkan saja, ketika kau mengutarakan isi hatimu pada seseorang, orang itu malah tertawa terbahak – bahak menertawaimu. Sungguh aku masih malu jika mengingatnya.

*Yesung POV*
“Ya!bagaimana bisa kulupakan?bahkan hidungku masih sakit karena tasmu itu!” aku meneriakinya. Kali ini aku sangat sebal padanya, bagaimana bisa dia mempermainkan perasaanku. Seenaknya bilang suka, lalu seenaknya menyuruhku melupakan. Dasar wanita! Aku beranikan diri untuk mendekatinya kali ini. Kudekatkan wajahku ke wajahnya. Kuraih dagunya, haha..aku ingin memandang wajahnya. Lebih tepatnya memandang matanya. Aku yakin sekarang dia sedang gugup. Benar saja. Matanya tidak fokus. Aku sangat hafal dengan gerak – geriknya. Sekarang aku yakin, dia benar – benar menginginkanku. Dan apa katanya? Mianhae? Enak saja. Dia harus bertanggung jawab atas semua ini. Hidungku, hatiku, semuanya.

*Author POV*
“Jadi yeojachingu ku ya..” Ucapnya lalu tersenyum manis.wajahmu memerah, jantungmu berdetak sangat kencang. kamu mengangguk dan membalas senyuman yesung.
“Jadi,siapa yang kau ajak berdiskusi tentang ini oppa?” Tanyamu curiga.”Kkoming.dia ingin punya omma katanya.” Jawabnya sambil berkedip nakal.

***


About Han Seul Rin

Donghae biased. Can't live without my personal oxygen Lee Donghae. Yes I'm ELF and actually ELFISH. Like DB5K too. Hallyu addict here :)

Posted on 2011/07/20, in FanFic and tagged , , . Bookmark the permalink. 5 Comments.

  1. sorry komen aku ttg fanfic ini lumayan tapi lucu, sedikit kekanakan tp cukup menghibur. Coba gali lebih dalam lagi emosional hubungan antara lawan jenis nya bagaimana cara pendekatannya, pengutaraannya, dan emosional yang menggemaskan. Sedikit ada rasa penasaran mungkin jauh lebih baik..hehe Johae

  2. terlalu pendeeeeek

  3. ceritanya bagus bgt dan kurang panjaang , bikin kyk gini lagi yaa😀

  4. Waahh.. Aku suka sama ceritanya min!😀
    Tapi maaf yah, tulisannya sedikit dirapihin.. Hehe

  5. ffnya bagus banget min , bikin lanjutannya dong😄

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: